Rabu, 21 November 2012

Inpassing/Guru Non PNS


http://p2tkdikmen.kemdiknas.go.id/index.php/pembinaankarir/inpassing

Cara Lihat Kekurangan Berkas Usulan SK Inpassing

Inpassing  Guru  Bukan  Pegawai  Negeri  Sipil  (GBPNS) adalah  proses penyesuaian kepangkatan Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dengan kepangkatan Guru Pegawai Negeri Sipil. Inpassing Jabatan Fungsional GBPNS  dan  Angka  Kreditnya  ditetapkan  berdasarkan  dua hal, yaitu kualifikasi akademik dan masa  kerja yang  dihitung mulai  dari  pengangkatan  atau penugasan sebagai GBPNS pada satuan pendidikan.
Manfaat GBPNS yang telah memiliki SK Inpassing adalah bila sudah lulus sertifikasi akan mendapatkan tunjangan profesi yang besarnya sesuai dengan gaji pokok golongan yang tertulis pada sk inpassing.
Untuk mengajukan sk inpassing GBPNS harus memenuhi syarat usul sk inpassing. Penetapan jabatan fungsional GBPNS dan angka kreditnya, bukan sebatas untuk memberikan tunjangan profesi bagi mereka, namun lebih jauh adalah untuk menetapkan kesetaraan jabatan, pangkat/golongan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku sekaligus demi tertib administrasi GBPNS.
Bila usulan sudah dikirim, perlu dipantau: kontak ke Kantor Dinas Pendidikan atau usaha mandiri secara online. Untuk memantau secara online, ada dua jalan:
Berikut ini contoh informasi kekurangan berkas usulan sk inpassing setelah memasukkan NUPTK.
Sukanto
2561741644200013
SMP Xaveriua Pagelaran
Kab. Tanggamus
Dengan hormat setelah dilakukan penilaian terhadap berkas yang Saudara kirim dalam rangka penetapan jabatan fungsional oleh Tim Penilai, Saudara belum dapat ditetapkan jabatan fungsionalnya karena masih ada kekurangan bukti fisik sesuai dengan daftar check dibawah ini :
* Fotocopy SK GTY (bukan surat tugas, Kontrak kerja, surat keterangan, nota dinas, dll) yang ditandatangani dan dilegalisir oleh Yayasan, menyatakan sebagai Guru Tetap Yayasan bukan sebagai GTT, Guru Honor, Guru Sukarela, Tenaga Edukatif, Tenaga Tetap Yayasan, Pegawai/Karyawan Tetap, tidak berlaku pertahun maupun tidak berlaku surat, diterbitkan minimal tahun 2005.
* Fotocopy SK pembagian tugas mengajar minimal 24 jam(bukan surat tugas atau surat keterangan) atau jam Mengajar Minimal sesuai tugas tambahan yang diemban, dilegalisir oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dilampirkan jadwal mengajar.
Sehubungan hal tersebut di atas, kelengkapan berkas dapat dikirim kembali ke :
Direktorat Profesi Pendidik
Ditjen PMPTK
UP. Subdit Dikdas dan LB
Komplek Kemendiknas Gedung D lantai 14
Jl. Jendral Sudirman, pintu 1 Senayan – Jakarta

Buku Panduan Proses Inpassing Bagi Guru Honor, Guru Swasta Dan PNS

Bagi teman-teman guru honor, guru swasta maupun guru yang sudah PNS yang ingin mengetahui proses inpassing, silahkan download buku panduan inpassing . Masih banyak teman-teman guru yang rancu dengan pengertian inpassing. Sebenarnya pengertian inpassing secara sederhana adalah proses penyetaraan gaji pokok bagi guru Non PNS yang sudah lulus sertifikasi. Karena guru yang sudah lulus sertifikasi berhak mendapat tunjangan profesi yang besarnya sama dengan gaji pokok terakhir guru tersebut. Untuk lebih detailnya silahkan baca kelanjutan ulasan tentang inpassing dan sertifikasi bagi guru non PNS.

Menjadi PNS merupakan impian bagi hampir semua guru. Dan dalam upaya pemerintah memajukan kualitas masyarakat Indonesia, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas guru salah satunya melalui revitalisasi kinerja guru dengan meningkatkan kualifikasi sesorang yang ingin menggeluti profesi sebagai guru. Seorang guru harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai tenaga pengajar. Hal ini merupakan implementasi dari Undang-undang no 14 Tahun 2005, jika ingin membacanya silahkan . Dan juga merupakan implementasi dari Peraturan pemerintah No 19 Tahun 2005, jika ingin membacanya juga silahkan .

Kualifikasi akademik dan kompetensi guru sebagai agen pembelajaran diantaranya guru minimal harus berijasah S-1 atau D-IV, dan guru juga harus memenuhi tuntutan profesionalisme melalui jalur sertifikasi.

Sertifikasi profesionalisme guru memiliki beberapa tujuan diantaranya :
  • Menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran
  • Meningkatkan profesionalisme guru
  • Meningkatkan proses dan hasil pendidikan
  • Mempercepat terwujudnya tujuan pendidikan nasional
  • Meningkatkan kesejahteraan guru

Guru yang lulus sertifikasi dinyatakan sebagai guru yang profesional dan guru tersebut berhak untuk mendapatkan penghargaan berupa tunjangan profesi yang senilai dengan gaji pokok terakhir guru tersebut sesuai dengan kepangkatannya. Bagi guru PNS tentunya peraturan ini sudah jelas karena guru PNS memiliki gaji pokok yang jelas, tetapi bagi guru Non PNS hal ini menjadi masalah karena gaji pokok guru Non-PNS bervariasi. Untuk itu ada penyetaraan gaji pokok guru NON PNS yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 47 Tahun 2007 tentang inpassing dan jabatan fungsional guru, bagi yang ingin membacanya silahkan .

Sertifikasi berlaku bagi semua guru, baik guru honor/guru swasta (guru non PNS) maupun guru yang sudah PNS yang memenuhi kriteria seperti yang tertulis dalam Peraturan Menteri No 18 Tahun 2007 tentang sertifikasi. Kalau mau membacanya silahkan .

Persyaratan Inpassing Bagi Guru Non PNS :

1. Guru tetap yang mengajar satuan pendidikan pada sekolah yang telah memiliki ijin dari operasional dari dinas pendidikan kabupaten atau dinas pendidikan propinsi.
2. Memiliki kualifikasi akademik S1 atau D-IV
3. Masa kerja sekurang-kurangnya 2 tahun dan mengajar satuan pendidikan sesuai kualifikasinya.
4. Usia maksimal 59 tahun
5. Memiliki NUPTK yang dikeluarkan oleh PMPTK

Dari ulasan di atas dapat kita simpulkan secara ringkas seperti ini :
1. Guru honor/guru swasta/guru Non PNS maupun guru PNS, boleh mengikuti sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat guru yang profesional.
2. Guru yang sudah lulus sertifikasi berhak mendapatkan tunjangan fungsional yang besarnya sesuai dengan gaji pokok terakhir. Bagi guru Non PNS besarnya tunjangan profesi ditentukan melalui proses inpassing.
3. Guru yang belum lulus sertifikasi boleh mengikuti inpassing, hal ini bertujuan nanti jika guru tersebut lulus sertifikasi, maka guru tersebut sudah memiliki ketetapan tunjangan profesinya.
4. Guru yang lulus inpassing tetapi belum lulus sertifikasi, belum mendapat tunjangan profesi, sampai guru tersebut lulus sertifikasi.

Demikian ulasan sederhana dari saya tentang inpassing dan sertifikasi, semoga dapat membantu anda dalam memahami pengertian inpassing, proses inpassing, pengertian sertifikasi dan proses sertifikasi. Jika ada pemahaman saya yang salah silahkan berikan koreksi Anda di kolom komentar.

Inpasing Tunjangan Profesional Guru non PNS

Berikut ini adalah kutipan tulisan dari DITJEN PMPTK tentang Inpasing Tunjangan Profesional Guru Non PNS. Dalam tulisan ini saya juga link-kan dengan daftar guru yg telah menerima inpasing.
  1. Persyaratan
    Penetapan jabatan fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan angka kreditnya, bukan sebatas untuk memberikan tunjangan profesi bagi mereka, namun lebih jauh adalah untuk menetapkan kesetaraan jabatan, pangkat/golongan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku sekailgus demi tertib administrasi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil. Atas dasar itu, Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil yang dapat ditetapkan Jabatan Fungsional dan Angka Kreditnya adalah:
    1. Guru tetap yang mengajar pada satuan pendidikan, TK/TKLB/RA/BA atau yang sederajat; SD/SDLB/MI atau yang sederajat; SMP/SMPLB/MTs atau yang sederajat; dan SMA/SMK/SMALB/MA/MAK atau yang sederajat, yang telah memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Dinas Pendidikan Provinsi setempat. Guru dimaksud adalah guru yang diangkat oleh pemerintah, pemerintah daerah dan yayasan/masyarakat penyelenggara pendidikan.
    2. Kualifikasi akademik minimal S-1/D-IV
    3. Masa kerja sebagai guru sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun berturut-turut pada satmingkal yang sama.
    4. Usia setinggi-tingginya 59 tahun pada saat diusulkan.
    5. Telah memiliki NUPTK yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional.
    6. Melampirkan syarat-syarat administratif :
      1. Salinan/fotokopi sah surat keputusan tentang pengangkatan atau penugasan sebagai guru tetap yang ditandatangani oleh yayasan/penyelenggara satuan pendidikan yang mempunyai izin operasional tempat satuan administrasi pangkal (satmingkal) guru yang bersangkutan.
      2. Salinan atau fotokopi ijazah terakhir yang disahkan oleh pejabat yang berwenang sesuai ketentuan yang berlaku (Perguruan Tinggi/Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang menerbitkan ijasah dimaksud).
      3. Surat keterangan asli dari kepala sekolah/madrasah bahwa yang bersangkutan melakukan kegiatan proses pembelajaran/pembimbingan pada satmingkal guru yang bersangkutan.
  2. Prosedur Pengusulan
    Prosedur pengusulan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kreditnya adalah sebagai berikut:

    1. Kepala sekolah/madrasah jenjang TK/RA/BA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA/MAK atau yang sederajat, meneliti kelengkapan administratif dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan atas persetujuan yayasan/penyelenggara pendidikan, dan mengusulkannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dengan menggunakan Format 1 (Lampiran 1).
    2. Kepala sekolah/madrasah jenjang TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB atau yang sederajat meneliti kelengkapan administratif dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil atas persetujuan yayasan/penyelenggara pendidikan, dan mengusulkannya ke Dinas Pendidikan Provinsi, dengan menggunakan Format 1 (Lampiran 1).
    3. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota meneliti kelengkapan administratif dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh kepala sekolah seperti tersebut pada butir 1 (satu) dan mengusulkannya kepada Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan u.b. Direktur Profesi Pendidik dengan menggunakan Format 2 (Lampiran 2).
    4. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi meneliti kelengkapan administratif dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh kepala sekolah seperti tersebut pada butir 2 (dua) dan mengusulkannya kepada Menteri Pendidikan Nasional melalui Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan u.b. Direktur Profesi Pendidik dengan menggunakan Format 2 (Lampiran 2).
    5. Direktorat Profesi Pendidik meneliti dan menilai kelengkapan administrasi dan keabsahan bukti fisik yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan/atau Dinas Pendidikan Provinsi. Selanjutnya Direktorat Profesi berdasarkan hasil penilaian mengusulkan ke Menteri Pendidikan Nasional melalui Kepala Biro Kepegawaian untuk ditetapkan Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kreditnya, dengan menggunakan Format 3 (Lampiran 3).
    6. Kepala Biro Kepegawaian meneliti hasil penilaian kelengkapan administrasi dan keabsahan bukti fisik usulan penetapan inpassing dari Direktur Profesi Pendidik untuk ditetapkan Inpassing Jabatan Fungsional Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil dan Angka Kreditnya, dengan menggunakan Format 4 (Lampiran 4).
C. Alamat Pengiriman
Ditjen PMPTK
U,p. Direktur Profesi Pendidik
Kompleks Depdiknas Gd. D Lt. 14
Jalan Pintu 1 Senayan Jakarta Pusat
Tlp/fax: 021-57974124/57974126
DAFTAR GURU YANG SUDAH MENERIMA SK INPASING. DAPAT DIDOWNLOAD DI SINI

Selasa, 20 November 2012

PENGUMUMAN KELULUSAN SERTIFIKASI GURU 2012 (Kemdikbud)

uploaded 20-11-12 [15:13:08]
by khaerul_umam
Sehubungan dengan telah selesainya kegiatan Sertifikasi Guru tahun 2012 kuota Kemdikbud, maka dengan ini kami informasikan PENGUMUMAN RESMI KELULUSAN PLPG melalui Surat Keputusan Rektor Universitas Negeri Jakarta:

Nomor: 582/SP/2010 tanggal 28 September 2012 tentang Kelulusan Peserta PLPG Sertifikasi Guru Kemdikbud Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta Tahun 2012; 
SK bisa diunduh di SINI; lampiran daftar nama peserta bisa diunduh di SINI
Nomor: 685.b/SP/2012 tanggal 25 Oktober 2012 tentang Kelulusan Peserta Ujian Ulang PLPG Sertifikasi Guru Kemdikbud Rayon 109 Universitas Negeri Jakarta Tahun 2012; 
SK bisa diunduh di SINI; lampiran daftar nama peserta bisa diunduh di SINI

Daftar Peserta yang TIDAK LULUS bisa diunduh di SINI

Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.


diambil dari web: asg.unj.ac.id

cek dan syarat usul inpasing


disadur dari blog tunas63

Berikut cata cek SK Inpassing Guru Bukan PNS jenjang menengah dan syarat usul SK Inpassing.
Persyaratan Usul
  1. Fotokopi ijasah yang dimiliki sejak diangkat menjadi guru sampai sekarang dan dilegalisasi oleh pihak yang berwenang (Universitas/Dinas Pendidikan Kab/Kota)
  2. Fotokopi Akta Mengajar (Akta IV) yang dilegalisasi oleh Universitas/LPTK/Dinas Pendidikan Kab/Kota
  3. Fotokopi SK Pengangkatan/Penetapan sebagai Guru Tetap (mulai mengajar) oleh Pimpinan Yayasan yang dilegalisasi oleh Ketua Yayasan
  4. Fotokopi SK Pengangkatan/Penetapan sebagai Guru Tidak Tetap (GTT) yang dilegalisasi oleh Pimpinan Yayasan (jika ada)
  5. Surat Keterangan Aktif Mengajar dari sekolah/yayasan (mulai tanggal/tahun mengajar sampai sekarang) dengan melampirkan SK Pengangkatan/Penetapan dari sekolah/yayasan
  6. SK Mengajar minimal 24 JP per minggu dari Kepala Sekolah dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota setempat
  7. Fotokopi sertifikat Pendidikan (jika sudah lulus sertifikasi) dilegalisasi oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota atau Universitas yang mengeluarkan
  8. Fotokopi NUPTK
Cara Cek SK Inpassing
Untuk mengecek status usulan SK Inpassing silakan masuk laman web inpassing jenjang menengah, masukkan nuptk (tanpa spasi), kemudian klik proses.
Untuk mulai mengecek, silakan klik poster berikut:
Hasil Pengecekan SK Inpassing
Ada tiga kategori dari pengecekan dengan memasukkan NUPTK:

  1. Usulan Berhasil dan terbit SK. Tampilan hasil pengecakan sebagaimana contoh poster di bawah: ada keterangan 8 butir persyaratan dan di bagian bawah terdapat keterangan nomor SK.
  2. SK dalam Proses. Tampilan seperti kategori 1, hanya keterangan di bagian bawah menyatakan bahwa syarat lengkap dan SK dalam proses penerbitan.
  3. NUPTK tidak dikenal. Untuk kategori ketiga ini, mungkin NUPTK yang dimasukkan memang salah, usulan belum masuk meja petugas, atau sebab lain.
Poster contoh usulan SK Inpassing kategori 1 (SK diterbitkan untuk NUPTK 2141749651300073)

kurikulum 2013


 di sadur dari blog tunas63

Mulai tahun pelajaran 2013/2014, kurikulum SD/SMP/SMA/SMK mengalami perubahan-perubahan antara lain mengenai proses pembelajaran, jumlah mata pelajaran, dan jumlah jam pelajaran.
Beberapa hal yang baru pada kurikulum mendatang antara lain:
1. Kurikulum berbasis sains
2. Kurikulum 2013 untuk SD, bersifat tematik integratif. Mata pelajaran IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua pelajaran (IPA dan IPS  diintegrasikan kedalam semua mata pelajaran).
  • IPA akan menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia dan matematika
  • IPS akan menjadi pembahasan materi pelajaran Bahasa Indonesia dan PPKN.
3. Kompetensi yang ingin dicapai adalah kompetensi yang berimbang antara sikap, keterampilan, dan pengetahuan, disamping cara pembelajarannya yang holistik dan menyenangkan.
4. Proses pembelajaran menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik melalui penilaian berbasis tes dan portofolio saling melengkapi.
5. Jumlah mata pelajaran ada 7:
  1. pendidikan agama,
  2. pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan,
  3. Bahasa Indonesia,
  4. matematika,
  5. seni budaya dan prakarya,
  6. pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan,
  7. Pramuka
6. Alokasi waktu per jam pelajaran
  • SD = 35 menit
  • SMP = 40 menit
  • SMA = 45 menit
7. Banyak jam pelajaran per minggu
  • SD: Kelas I = 30 jam, kelas II= 32 jam, kelas III=34 jam, kelas IV, V,VI=36 jam
  • SMP = 38 jam
  • SMA = 39 jam
Sumber: diolah dari http://www.antaranews.com/berita/343272/kurikulum-pendidikan-berubah-2013 dan Jawa Pos edisi 16 November 2012.

FIELD TRIP MB2 NOV 2012 (bagian 3)

"FIELD TRIP MB2"
YOU C-1000 - WISMA PANGESTU



       Selesai acara di kolam renang Pondok Maos Cimelati, kurang lebih jam 16:15 rombongan peserta Field Trip melanjutkan perjalanan kembali ke pabrik YOU C-1000. Selanjutnya meneruskan perjalanan ke Wisma Pangestu, dalam perjalanan menuju wisma rombongan berhenti di Kecamatan  dan bis pariwisata berhenti juga parkir disana. Untuk melanjutkan perjalanan maka rombongan diminta untuk jalan kaki menuju ke penginapan, sedangkan tas-tas bawaan peserta ditinggal di mobil sekolah yang selanjutnya akan di ambil oleh panitia untuk diserahkan kepada peserta di penginapan dengan tujuan agar peserta tidak terlalu membawa beban berat saat berjalan menuju penginapan wisma pangestu. Sesampai penginapan semua peserta dibagi menjadi 3 bagian, yang masing-masing bertempat pada 3 rumah yang masing-masing didampingi oleh 3-5 guru pemda,ping. Setelah itu semua peserta diminta untuk membersihkan diri (mandi). Kurang lebih pukul 18:30 semua peserta dan panitia menikmati makan malam bersama di ruang makan Wisma Pangestu.

Seusai makan malam acara dilanjutkan dengan final "MB2 Got Talents" yang dilaksanakan di aula Wisma Pangestu. Acara berlangsung  lancar dan tertib, penilaian diambil dengan 2 cara: penilaian dari juri dan penilaian dari penonton (melalui voting). Dari Semi Final dengan jumlah peserta 8 maka ketika masuk pada babak final yang diambil 5 pemenang dengan ketentuan juara 1-2-3 dan juara harapan 1-2.

        Acara selanjutnya adalah api unggun dan permainan yang dilakukan di halaman Wisma Pangestu, kurang lebih pukul 20:30 - 22:30 permainan berjalan lancar dan seru juga meriah. Ketika malam sudah dirasa larut acara dilanjutkan dengan bakar ayam dan jagung kemudian dimakan bersama di aula Wisma Pangestu. Pada pukul 23:00 - 05:30 saatnya semua peserta istirahat (tidur) di kamar masing-masing sesuai dengan kamar yang telah ditentukan oleh panitia yang dimasing-masing rumah terdapat 6-8 kamar dan di tiap rumah di dampingi oleh guru pendamping antara 3-5 guru, yang tujuannya untuk menjaga dan mendampingi peserta/siswa-siswi dalam kondisi tertentu jika dibutuhkan.

       Keesokan harinya Jumat, 08-11-2012 pukul 06:00 - 07:00 semua peserta berkumpul di lapangan Wisma Pangestu untuk melakukan lintas alam. Bagi peserta yang sakit atau dalam kondisi badan yang kurang sehat diminta untuk tidak mengikuti lintas alam dan tetap tinggal di Wisma Pangestu di dampingi oleh guru pendamping yang bertugas sebagai P3K. Akan tetapi ada beberapa siswa yang sengaja bikin ulah untuk mencari-cari alasan, padalah sebetulnya alaasan tersebut malah menunjukkan sifat kekanak-kanakan sifat manja dan sifat tidak bertanggung jawab daridiri mereka. Ada siswa yang berpura-pura sakit supaya tidak mengikuti kegiatan lintas alam, ada pula yang bermalas-malasan di dalam kamar berlama-lama mandi maupun ngobrol dan bercanda di dalam kamar sehingga waktu habis dan mereka bisa mencari alasan dan mereka tidak mau mengakui kekeliruan mereka tapi mereka sengaja mencari kesalahan orang lain. sikap dan sifat tidak bertanggung jawab seperti ini masih juga dipegang oleh beberapa generasi muda, jika tidak segera diarahkan sangat buruk untuk masa depan mereka. Apalagi jika sikap dan sifat tersebut ternyata dipegang oleh calon-calon pemimpin anak bangsa....mau jadi apa geerasi dan masa depan bangsa ini ???....






  •  foto sebagian perjalanan lintas alam di lokasi Sukabumi

       Jalan yang licin tanjakan dan turunan harus kami (semua peserta) lalui, ada beberapa peserta yang terpeleset, ada yang takut jatuh. Kami semua berjalan saling bantu satu sama lain bersatu bergandengan tangan. Dalam perjalanan lintas alam dilakukan dalam  masing-masing kelompok yang telah ditetapkan oleh panitia. Tiap kelompok terdiri dari 8-10 siswa/peserta dan didampingi oleh seorang guru. Lintas alam diawali dari halaman wisma pangestu kemudian masuk ke perkampungan penduduk selanjutnya menuju ke perkebunan dan masuk ke wilayah hutan jati dan bambu milik penduduk setempat, yang kemudian  menuju ke perkampungan penduduk lagi dan berakhir di halaman wisma pangestu.  Selama dalam perjalanan rasa capek hilang ijalan yang licin dan sulit pun terasa mudah semua itu dikarenakan  pemandangan alam yang begitu indah menakjubkan seakan menyihir siapa saja sehingga terlena terbuai pesonanya. Semua peserta yang telah sampai di Wisma Pangestu kemudian bisa menikmati snack pagi yang berupa donut dan teh hangat maupun kopi hangat.

       Pukul 07:00-08:00 acara dilanjutkan dengan makan pagi bersama semua peserta di ruang makan  Wisma Pangestu. Setelah menikmati makan pagi bersama acara selanjutnya adalah pengumuman dan pembagian hadiah, juara I dimenangkan oleh siswa kelas 7 (Nadin) peserta dance solo, juara II dimenangkan oleh siswa kelas XI-IPS (Boys Band), juara III dimenangkan oleh siswa kelas XII-IPA (Erik) dengan permainan Rubik, dan juara harapan I dimenangkan oleh ........, sedangkan juara harapan II dimenangkan oleh kelas X-A (Vocal Group).

       Untuk juara I-II-III memperoleh hadiah berupa piala uang pembinaan dan sertifikat penyerahan hadiah dilakukan oleh Mr.Arif selaku ketua panitia, untuk juara harapan I mendapat hadiah berupa flash disk dan bingkisan serta sertifikat, sedangkan juara harapan II mendapat hadiah berupa flash disk dan sertifikat untuk penyerahan hadiah dilakukan oleh Ms.Mieke.

       Seusai acara penyerahan hadiah lomba "MB2 Got Talents" dilanjutkan dengan pelantikan  Pengurus OSIS yang dilakukan di halaman Wisma Pangestu. Acara pelantikan berjalan lancar, hanya ada kesedihan kecil yang dirasakan oleh seorang calon pengurus OSIS yang saat pelantikan berlangsung tanpa pemberitahuan kepada yang bersangkutan secara tiba-tiba dibatalkan dan calon tersebut gagal menjadi pengurus OSIS.

        Kemudian acara dilanjutkan dengan acara games yang diadakan oleh panitia kecil dari Wisma Pangestu. Ada 3 games dan masing-masing kelompok telah terbagi dalam game tersebut. Ada 2 games jaring-jaring dan 1 game estafet air.       

 

Games berjalan dengan lancar dan seru. seusai games beberapa siswa bermain dengan permainan yang mereka buat sendiri, mereka begitu menikmati suasana lokasi Wisma Pangestu dengan gembira bermain bercanda tertawa lepas seakan alam ini telah menyatu dengan mereka.






       Sementara itu dilapangan Futsal diadakan perlombaan Futsal antar kelas, baik itu futsal putra maupun futsal putri. Pertandingan futsal berlangsung cukup seru, diwaktu yang bersamaan ada beberapa anak kelas XA yang terkunci di dalam kamar dikarenakan anak kunci nyangkut sehingga tempat kunci patah di dalam. karena peristiwa tersebut akhirnya dipanggillah bapak pengelola Wisma untuk membongkar tempat kunci tersebut. Kurang lebih 30 menit pintu bisa terbuka setelah tempat kunci di bongkar. Tepat pukul 12:00 siang semua peserta menikmati makan siang bersama. Ada beberapa siswa menolak makan siang dengan alasan mereka sedang dan akan mengikuti lomba futsal.
       Waktu yang telah ditentukan yaitu kurang lebih jam 15:00 saatnya untuk check out (meninggalkan Wisma Pangestu), akan tetapi masih ada siswa-siswi yang belum selesai pertandingan futsal. Akhirnya diambillah keputusan final lomba futsal dilanjutkan di Sekolah pada hari selasa 13 November 2012. Karena waktunya sudah habis maka siswa-siswi yang ikut futsal diminta untuk segera mandi dan berkemas, dan mereka belum sempat untuk makan siang langsung melanjutkan perjalanan menuju kecamatan untuk menaiki bis pariwisata sesuai dengan pembagian bis pada masing-masing kelompok dan melanjutkan perjalanan pulang menuju ke Sekolah Mutiara Bangsa 2 Tangerang.

       Selama dalam perjalanan rombongan kurang lebih pukul 16:30 - 17:30 mampir terlebih dahulu di pusat pembelian oleh-oleh untuk buah tangan bagi keluarga setibanya di rumah nanti. Kemudian perjalanan dilanjutkan kembali menuju Sekolah mutiara Bangsa 2, Jl, Husein Sastranegara No. 29 B Tangerang. Ketika sudah mendekati sekolah semua siswa-siswi diminta untuk menghubungi orang tua masing-masing guna di jemput setiba disekolah. Kurang lebih pukul 20:45 rombongan tiba di sekolah Mutiara Bangsa 2 Tangerang dengan selamat. Dan kemudian masing-masing peserta dijemput orang tua dan keluarga untuk kembali ke rumah masing-masing dengan membawa buah tangan untuk keluarga.

FIELD TRIP MB2 NOV 2012 (bagian 2)

"FIELD TRIP MB2"
YOU C-1000 - WISMA PANGESTU


    Tiba saatnya acara Field Trip di laksanakan, sehari sebelum hari H pada tanggal 6 November 2012  5 orang panitia beserta 3 orang siswa inti OSIS berangkat terlebih dahulu menuju ke lokasi Wisma Pangestu di Cicurug Sukabumi, menggunakan mobil sekolah yang dikemudikan oleh supir sekolah pak Djaja. Keesokan harinya tepat pada tanggal 7-8 November 2012, semua peserta beserta panitia yang masih berada di sekolah berkumpul di halaman sekolah pada pukul 05:30 pagi. 2 buah Bis Pariwisata telah siap di halaman parkir sekolah, 1 bis datang sedikit terlambat. Peserta dibagi menjadi kelompok kecil masing-masing kelompok terdiri dari 8-10 peserta tiap kelompok di dampingi 1 orang guru.
       Tepat pukul 06:00 semua peserta diminta untuk naik bis masing-masing sesuai dengan kelompok dan nomor bis yang sudah diinfokan sebelumnya. Sebelum bis diberangkatkan panitia mengabsen kehadiran peserta field trip dan mengawalinya dengan doa. Setelah semua dirasa lengkap bis 2 dan bis 3 diberangkatkan pada pukul 06:15. Bis 1 berangkat belakangan untuk menunggu 2-3 siswa peserta yang belum hadir dengan harapan jangan sampai ada siswa/peserta yang tertinggal.

       Pukul 06:35 bis 1 diberangkatkan karena sudah terlalu siang dan dikhawatirkan akan terkena macet yang panjang d toll dan dikarenakan sudah jauh tertinggal dari bis 2 dan bis 3 yang sudah berangkat di awal terlebih dahulu. Tepat pada pukul 07:10 panitia di bis 3 mendapat telepon dari panitia di bis 1 memberitahukan kalau ada 1 peserta yang tertinggal, ketika di konfirmasi dan meminta orang tua siswa tersebut menyusul dan mengantar sampai ke ancol sebab bis 1 baru sampai ancol tapi mungkin karena orang tua sedang sibuk dan harus berangkat kerja sehingga tidak dapat mengantar anaknya.

      Kurang lebih jam 08:05 rombongan sampai di pabrik YOU C-1000 di Cicurug Sukabumi Jawa Barat. Kemudian semua peserta di kumpulkan dan mendapat pengarahan dari panitia YOU C-1000 di aula pabrik pada pukul 08:59. Setelah pengarahan selesai peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan masing-masing di dampingi 3-4 orang guru dan di dampingi juga di beri pengarahan dan penjelasan  dari fungsi dan proses  produksi pengolahan limbahnya yang dilakukan oleh panitia dari YOU C-1000 sambil keliling pabrik. Setelah selesai dilanjutkan dengan makan siang bersama di aula pabrik, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara pihak pabrik dengan peserta field trip. Kemudian acara di You C-1000 di akhiri + pukul 13:00 dan masing-masing peserta di beri bingkisan paket produk dari YOU C-1000

  • bingkisan paket produk dari YOU C-100 berisi 2 Vitamin Water dan 1 You C-1000 pulpen dan brosur

       Acara dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju ke kolam renang yang secara kebetulan berlokasi di Pondok Maos di Cimelati yang berlokasi dekat dengan pabrik YOU C-1000. Sesampai di kolam renang  Pondok Maos Cimelati diadakan permainan pukul bantal yang dilakukan di atas kolam renang yang diikuti oleh beberapa peserta field trip. Kondisi saat itu berlangsung dibarengi dengan hujan rintik-rintik sehingga acara tidak dapat berjalan dengan maksimal yang pada akhirnya siswa-siswi kelas 7 dan beberapa siswa kelas 12 serta beberapa guru pembimbing hanya berenang saja. Bahkan beberapa guru dan siswa hanya duduk-duduk sambil bercanda maupun hanya sekedar ngobrol, ada pula yang berjalan-jalan sambil menyaksikan siswa/peserta lain sedang bermain di kolam renang. Di lokasi kolam renang ini semua peserta sambil berenang, bercanda, ngobrol, maupun jalan-jalan juga sambil menikmati snack berupa donut dan minuman Bicola.









FIELD TRIP MB2 Nov 2012 (bagian 1)


"FIELD TRIP MB-2"
YOU C-1000 - WISMA PANGESTU
7-8 NOVEMBER 2012


       Kegiatan Field Trip di Mutiara Bangsa 2 Tangerang merupakan kegiatan rutinitas sekolah yang dilakukan tiap tahun pada semester I. Karena merupakan kegiatan tahunan, sehingga sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Sehingga kepanitiaannya pun sudah terbentuk, dan secara kebetulan panitia di pegang oleh guru-guru. Ketua Panitia di pegang oleh wakil kepala sekolah Ikhwan Arif dan wakil panitia Rudy Candra, sedangkan Kepala Sekolah diposisi Penanggung jawab kegiatan.

       Kegiatan diawali dengan perlombaan Got Talents, yang dilaksanakan di sekolah. Perlombaan antar kelas ini diminati anak-anak. Jenis perlombaan diantaranya adalah Vocal Group, Visual Art, Olah Raga, Band, Solo Vocal, Dance, dan Instrument. Masing-masing kelas menunjuk siswa-siswi untuk mengikuti perlombaan sebagai perwakilan dari kelasnya, dan jenis perlombaan yang diikuti diserahkan kembali pada kelas tersebut, boleh meng ikuti semua jenis lomba ataupun salah satu jenis lomba.

       Perlombaan dimulai pada tanggal 25 Oktober 2012 dilaksanakan di aula Sekolah Mutiara Bangsa 2 Tangerang. Jumlah peserta yang mengikuti perlombaan 30 peserta, kemudian yang lolos seleksi dan masuk ke semi final hanya 17 peserta. Semi final dilaksanakan pada tanggal 1 November 2012 jam pelajaran ke 6-9 dilaksanakan di Aula Sekolah Mutiara Bangsa 2 Tangerang. Dari hasil Semi Final diambil 8 peserta yang kemudian masuk ke final yang diselenggarakan pada tanggal 7-8 November 2012 di Wisma Pangestu, Cicurug Sukabumi Jawa Barat.









hasil gambar lomba Visual art